Youth Duke
Bacaan Minggu ke-3 Juli :
Matius 6:12 "dan ampunilah kami akan kesalahan kami, seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami"



Kita semua berbuat salah. Kita semua memiliki penyesalan masing-masing. Saya tidak mengukur dengan standar saya, tapi sesuai dengan standar dari Tuhan. Tidak terlalu sukar untuk mengakui bahwa Anda tidak sempurna. Jadi apa yang Anda lakukan saat Anda terjatuh?

Saya mendengarkan sesi psikologi di radio beberapa saat lalu. Seseorang menelpon dan menceritakan betapa dia menyesal atas segala kesalahan yang telah dia lakukan. Dia bertanya "Bagaimana saya dapat memperbaiki segala kesalahan yang telah saya lakukan". Seorang psikolog di radio itu menjawab: "Anda tidak dapat memperbaikinya, Anda harus belajar untuk hidup dengannya." Saat itu saya hampir berteriak ke radio tersebut: "Tunggu sebentar, berikan nomor telepon orang itu! Dia tidak harus hidup dengan menanggung kesalahan tersebut!"

Tidak ada alasan bahwa Anda harus hidup dalam kesalahan Anda. Tuhan memberikan jalan keluar untuk hal ini, yaitu pengakuan dosa. Tuhan berjanji bahwa jika kita mengaku dosa, Tuhan akan mengampuni Anda sepenuhnya. Jika kita hidup dalam kesalahan, artinya kita tidak memanfaatkan pengorbanan Kristus diatas salib. Serahkanlah pada Tuhan segala kesalahan Anda. Lakukan hal ini, mintalah pengampunan pada Tuhan.

Tuhan ingin mengampuni Anda, Anda tidak perlu begitu memohon untuk sebuah pengampunan, Anda tidak perlu menawar atau memberikan apa pun sebagai ganti pengampunan dari Tuhan. 

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
Sumber : Christian Pocket Guide
Youth Duke
Bacaan Minggu ke-2 Juli :
Matius 6:11 "Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya"



Saat Anda memberikan kasih dan hidup Anda pada Tuhan, Yesus mengajarkan pada Anda untuk menyerahkan segala kekuatiran Anda dengan meminta pada Tuhan untuk menyediakan segala kebutuhan Anda dan kemudian percayalah bahwa Tuhan akan menyediakannya.

Misalnya, kita dapat meminta pada Tuhan untuk memberikan kita makanan yang kita butuhkan setiap hari. Beberapa orang menerjemahkan sebagai berikut, "Berikan kami makanan sehari-hari." Apakah "makanan sehari-hari" itu? Itu adalah kebutuhan dasar dari hidup jasmani yang selalu kita kuatirkan.
Tuhan ingin kita untuk meminta pada-Nya untuk menyediakan kebutuhan kita, sehingga kita tidak perlu kuatir lagi tentang semuanya itu. Tuhan berjanji untuk menyediakan segala kebutuhan kita: "Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus" (Filipi 4 : 19)

Tuhan ingin kita untuk meminta pada-Nya untuk menyediakan kebutuhan kita, sehingga kita tidak perlu kuatir lagi tentang semuanya itu. Tuhan berjanji untuk menyediakan segala kebutuhan kita: "Allahku akan memenuhi segala keperluanmu menurut kekayaan dan kemuliaan-Nya dalam Kristus Yesus" (Filipi 4 : 19)

Apa Anda benar-benar mempercayai hal tersebut? Tuhan berkata bahwa Anda dapat berdoa tentang segala sesuatu. Tidak ada hal yang terlalu besar melebihi kekuasaan Allah. Tidak ada hal yang terlalu sepele diluar perhatiannya pada kita. Segala sesuatu yang Anda kuatirkan dapat Anda bawa dalam doa. Serahkanlah pada Tuhan segala kekuatiran kita.
Saat Anda menyerahkan pada Tuhan tentang segala kekuatiran Anda, Anda harus bercerita detailnya dengan spesifik. Saat Anda berdoa, apa yang Anda lakukan saat Tuhan menjawab "tidak"? Apakah itu berkat? Terkadang berkat datang dari masalah yang Anda hadapi. Anda sebaiknya berhati-hati saat Anda berdoa "Tuhan, berkatilah saya".
Anda menyembah Tuhan dalam doa Anda ketika Anda memberikan cinta Anda, hidup Anda dan kekuatiran Anda. 

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
Sumber : Christian Pocket Guide
Youth Duke

Lalu lintas masa depan mungkin akan dipenuhi dengan mobil yang bisa berjalan sendiri ataupun mobil terbang yang lalu lalang di angkasa. Setelah mobil Google berkemudi otomatis dinilai sudah layak jalan, kini giliran mobil terbang mendapat giliran.

Lembaga U.S. Department of Transportation telah memberikan izin mobil terbang bernama Terrafuga Transition untuk diuji coba di jalanan umum.

Transition dideskripsikan lebih condong ke pesawat mungil dengan dua tempat duduk. Ia dapat bertransformasi menjadi mobil dan bisa dikemudikan di jalanan.



Mobil ini mempunyai sayap yang dapat terlipat secara otomatis dengan menekan tombol. Proses ini berlangsung dalam waktu singkat, sekitar 30 detik.

Berbagai fiturnya juga ditujukan untuk meyakinkan pengemudi tetap aman di jalanan. Misalnya dengan keberadaan airbag untuk meredam benturan kala terjadi kecelakaan.

Dengan beragam kelebihannya di sektor teknologi, bisa ditebak harganya cukup tinggi. Yaitu USD 200 ribu atau di kisaran miliaran rupiah.

Transition telah sukses diujicoba beberapa kali. Diharapkan, mobil canggih ini sudah dapat diproduksi massal pada tahun 2012.

Sumber : http://www.detikinet.com/
Youth Duke

7 Juli   : Rosela
13 Juli : Madona
14 Juli : Yeyen
15 Juli : Lidia Widyawati
17 Juli : Yosua
18 Juli : Adeline & Fitria
25 Juli : Abiel
26 Juli : Rendy A.P.
Youth Duke
Bacaan Minggu ke-1 Juli :
Matius 6:10 "Datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga." 



Kita dapat menyembah Tuhan saat kita menyerahkan seluruh hidup kita dalam tangan-Nya setiap kali kita berdoa. Yesus berkata, saat kita berdoa kita harus berkomitmen pada kehendak Tuhan. Setelah saya memberikan cinta saya pada Tuhan, saya berikan juga hidup saya pada-Nya. Perhatikan bunyi doa pada ayat diatas "Datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga." (Matius 6:10)

Apakah Anda tahu bahwa Tuhan memiliki kehendak yang spesial bagi setiap hidup Anda? Alkitab berkata dalam Roma 12, bahwa rencana-Nya adalah baik dan sempurna bagi hidup Anda. Wujud hubungan kita dengan Tuhan adalah dengan mengatakan "Tuhan, apakah kehendak-Mu dalam hidupku hari ini? Saya ingin melakukan apa yang Engkau inginkan." Di Surga, kehendak Tuhan telah terlaksana dengan sempurna. 

Masalahnya adalah di bumi ini, kehendak Tuhan tidak selalu terjadi dalam hidup kita. Oleh karena itu kita harus berdoa "Jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga". Kita berkata "Tuhan, saya ingin menjadi milik-Mu sepenuhnya, Saya ingin melakukan apa yang Engkau kehendaki." Kesuksesan sesungguhnya dalam hidup ini adalah dengan mengetahui apa yang Tuhan inginkan dan berada ditengah-tengah kehendak-Nya.

Atau Anda dapat berkata dengan penuh kesadaran: "Jadilah kehendak-Mu, karena saya tahu kehendak-Mu yang terbaik dalam hidupku dan dalam kehendak-Mu itulah saya mau hidup hari ini". Saat saya masih kecil, saya menonton acara TV yang berjudul "Fathers Knows Best". Bapa Anda di dunia mungkin tidak selalu tahu apa yang terbaik buat Anda, namun Bapa di surga tahu. Itulah gunanya Anda berkata "Jadilah kehendakMu". 

(Diterjemahkan dari Daily Devotional by Rick Warren)
Sumber : Christian Pocket Guide